02 January 2010

(2 Januari 2010 pukul 19:18)

Matahari baru bangun saat bulan akan kembali ke peraduan
Kitapun masih terlelap menghiasi bantal kepala kita dengan pulau-pulau
Tak ada lagi bunyi petasan
Gebyar kembang api apalagi

Sunyi senyap
Subuh-subuh di satu Januari
Saat itulah sekelompok manusia bergerak cepat
Seperti ninja, yang terlihat hanya mata mereka
Tangan mereka mengais-ngais setiap kantong di depan rumah

Muntahmu dik,
Sisa makananmu sus,
Ludahmu tuan
Botol-botol bekas minummu tuan dan nyonya selepas pesta tahun baru
Bekas kondommu lelaki
Setelah malam bergairah kau lepaskan

Manusia subuh di satu Januari
Tangannya mengangkut sisa-sisa hedonisme kita
Tidak ada waktu untuk bersalaman dengan kita
‘tuk ucapkan selamat tahun baru

Saat matahari merangkak menampar wajah kita dari balik jendela
Kita terbangun dan mengucap syukur untuk hari baru
Sementara itu, manusia subuh di satu Januari sedang menghitung-hitung rejeki
Hari baru, kita makan apa?....

Comments
0 Comments

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan Isi Komentar Anda Disini

TENTANG SOEKARNO

KATA HATI

SENI BUDAYA

PENGUNJUNG

ADVETORIAL

Follow by Email

ARTIKEL POPULER

AKTIVITAS

KRITIK-KRITIK SOSIAL

ROOM CHATING BLOG

AQUARIUM RILEX